Pintu Kedap Suara, Alternatif Atasi Bising Ruangan

Cari Partisi PABRIK PEMBUATAN PINTU LIPAT/PINTU GESER / Partisi peredam  suara , partisi penyekat ruangan - Borneo Pintu Lipat Central Pabrication  Movable Acoustic Indonesia

Masalah bising yang selalu ada dalam aktivitas sehari-hari lama kelamaan membuat berbagai kerugian.

Tak hanya mengurangi fokus, suara bising yang terus masuk ke telinga ternyata bisa merusak kesehatan. Terutama kesehatan indra pendengaran.

Jadi meski sering mendengar hingga terbiasa dengan suara bising itu, tapi kalau ternyata bisa mengurangi kemampuan mendengar sudah pasti berbahaya.

Untuk mengatasinya, perlu kesadaran dari diri sendiri.

Mulai dari menggunakan pelindung diri hingga mengatasi masalah bising dari sumbernya langsung.

Berikut ini kita akan membahas salah satu alternatif yang dapat membantu mengatasi bising ruangan ,yaitu pintu kedap suara.

Simak terus dibawah ya.

Sumber masalah bising

Bising tidak serta merta terjadi, tapi terbentuk dari suara yang merambat melalui perantara dan mengalami kebocoran serta berada dalam tingkat suara >90 dB .

Ada banyak sekali sumber bising yang bisa kita temukan dalam kegiatan sendiri.

Jika di klasifikasikan, ada bising yang bersumber dari interior dan adapula yang outdoor. Adapula bising yang terjadi secara alami, dan ada yang dibuat.

Contohnya, bising dari suara latihan musik didalam studio. Suara televisi yang menayangkan pertandingan bola, hingga suara musik yang didengar menggunakan headset.

Selain itu ada juga bising yang terjadi secara alami, contohnya suara guntur, hujan, angin kencang, dan lain lain

Saat berada diluar ruangan biasanya lebih mudah menemui suara bising. Mulai dari lalu lalang kendaraan yang membunyikan klakson, suara kereta api, suara konsel/ festival musik, hingga suara orang yang bergerombol dipasar.

Jadi dapat disimpulkan bahwa masalah bising bisa bersumber darimana saja .

 

Cara mengatasi masalah bising

Lalu bagaimana cara mengatasi bising tersebut?

Sebelum menjawab pertanyaan itu, perlu diketahui dulu, suara bising yang mengganggu lah yang  menjadi prioritas utama untuk diatasi.

Maksudnya, kita tidak bisa mencegah semua kebisingan terjadi, tapi bisa meminimalisir dampak dari suara bising yang timbul.

Itupun suara bising yang memang bisa dikendalikan.

Contoh, suara musik yang didengar dengan alat bantu dengar bisa dikendalikan dengan mengatur volume, tapi suara bising dari alat musik drum yang kencang sulit diantisipasi, kecuali pemainnya memakai penyumpal telinga

Sementara suara hujan, petir, kendaraan cukup sulit diatasi, kecuali dengan menggunakan cara yang lebih rumit yakni sistem insulasi.

Karena tidak bisa hanya diantisipasi dengan pelindung diri seperti penutup telinga.

Terutama saat sedang dirumah dan ingin bersantai, harusnya masalah bising bisa diatasi tanpa harus merepotkan diri.

Jika kita rangkum, ada beberapa hal yang bisa dicoba untuk mengatasi masalah bising seperti dibawah ini :

  1. Menggunakan penutup telinga saat berada diruang yang sangat bising
  2. Menggunakan pintu kedap suara untuk ruangan
  3. Menutup celah dari jendela dan pintu
  4. Memasang gorden yang tebal
  5. Memasang karpet yang rug atau alas nya tebal
  6. Menggunakan rak atau lemari buku
  7. Mengganti cat ruangan dengan cat tembok khusus kedap suara
  8. Memasang lukisan atau hiasan dinding
  9. Memasang bahan peredam (panel akustik, busa telur, glasswool, rockwool, dan lain sebagaimnya)

Apa itu pintu kedap suara

Salah satu cara mengatasi masalah bising yang sudah disinggung diatas, adalah pintu kedap suara. Apa itu pintu kedap suara?

Pintu diketahui sebagai akses keluar masuk ruangan, sementara pintu kedap suara berfungi untuk menahan suara (Noise) dari luar tidak masuk (Transmit) kedalam studio dan sebaliknya

Mengingat fungsi pintu kedap suara yang berbeda dari biasanya, secara visual dan cara pembuatan pun otomatis juga berbeda.

Tak sembarang orang bisa membuat pintu kedap suara.

Karena terbilang sulit, maka orang-orang cenderung memilih hanya menutup celah pintu dengan door seal atau pengganjal lain. Sekaligus mencegah debu masuk dalam ruangan.

Padahal, pintu kedap suara bisa cukup efektif jika dibuat dan dipasang dengan benar.

Ia bisa jadi alternatif mengatasi masalah kebisingan.

Bayangkan saja, sebuah studio podcast atau musik yang dindingnya terbuat dari batu bata merah dan 1 pintu kayu.

Dengan fasilitas tersebut, sudah pasti kebisingan terjadi didalam ruangan.

Adapun penyebab utama/ sumber paling berpotensi membuat suara bocor adalah bagian pintu.

Berbeda hal nya jika pintu kedap suara yang dipasang

 

Cara kerja pintu kedap suara

Sebenarnya, pintu merupakan salah satu komponen penting  dalam sistem insulasi/sound insulation/soundproofing/sound barrier secara keseluruhan.

Tentunya selain dinding ruangan.

Tapi, pintu dan dinding adalah dua hal yang berbeda. Tak bisa disamakan. Terutama bahan peredam yang dipakai.

Jadi misalkan di tanya, apakah pintu bisa meredam suara dengan material busa telur,jawabannya tidak cukup.

Pasalnya, berat pintu kedap suara per meter persegi harus sama atau setidaknya mendekati berat dinding ruangan per meternya.

Sementara penggunaan Foam pada pintu kedap suara tidak  dapat memblok suara dengan baik.

Sebab Bunyi yang  merambat melalui udara (Airborne Noise) kemudian menumbuk/menabrak pintu akan menjadi kebisingan struktural (Structure Borne Noise)

Jadi bisa dibilang kebisingan tidak teratasi hanya dengan busa saja.

Hal yang dicari dari penggunaan pintu kedap suara adalah, suara yang biasanya bebas lalu lalang melalui media rambat, bisa terserap oleh bahan peredam, atau terhalang oleh material tertentu.

Sehingga ruang pun ikut terhindar dari bising berkat pintu kedap suara.

 

Cara pembuatan pintu kedap suara

Lalu bagaimana sih cara pembuatan pintu kedap suara?

Sebenarnya jika ingin membuat ruang kedap suara yang baik dan maksimal, pengerjaan pintu sebaiknya dilakukan bersamaan dengan pengerjaan dinding.

Pembuatan kedap suara membutuhkan perhitungan yang sangat tepat dan harus teliti. Tak hanya itu saja, dalam hal pemilihan material harus benar-benar memiliki densitas yang tepat.

Intinya, saat pengerjaan butuh ketelitian dan tingkat presisi dalam sangat tinggi, sedikit saja terjadi kesalahan, pintu kedap suara tidak bisa berfungsi.

Secara garis besar, untuk memberi gambaran, berikut ini adalah spesifikasi dari pintu peredam suara ruangan.

  1. Plywood 15 /18mm (Daun Pintu)
  2. Solidwood 4 x 6 (Frame)
  3. Rockwool, thickness 5cm Density 100 kg/m³
  4. Rubber Door
  5. Glue
  6. HPL (High Preassure Laminate)
  7. Handle Custom

Dengan menggunakan berbagai perlengkapan diatas, pintu kedap suara bisa mulai dikerjakan. Namun perlu diperhatikan, kebutuhan pintu tiap ruangan berbeda.

Contohnya, pintu studio musik, pintu kamar, pintu ruang podcast, dan lain sebagainya.

Umumnya pintu kedap studio terdiri dari 2 pintu kedap (double leafs doors) dengan jarak tertentu diantara pintunya, jarak antar pintu ditentukan dengan ketentuan sebagai berikut.

  • Tingkat nilai kekedapan masing2 pintu
  • Total kebisingan lingkungan diluar dan didalam studio
  • Target nilai kekedapan yang dibutuhkan
  • Apakah anda memiliki cukup ruang untuk itu.

 

Hal yang harus diperhatikan

KUSEN dan DAUN PINTU

Material yang dipakai untuk kusen dan daun pintu sebaiknya memakai kayu, terutama kayu yang sudah kering agar menghindari kusen melenting.

Selanjutnya bisa diperkuat dengan besi sekaligus menghindari lentingan daun pintu yang berlebihan.

Jangan pernah gunakan kayu yang masih basah karena pasti akan melenting dan susah diperbaiki.

Bahan kayu pintu untuk meredam suara yang lebih berat dikenal lebih baik. Akan tetapi, dalam menentukan bobot pintu anda harus mempertimbangkan juga tingkat kesulitan dalam pemasangannya nanti.

ENGSEL (Heavy Duty HINGE)

Sebaiknya gunakan engsel yang punya kemampuan menahan beban lebih dari 100 kg. Untuk tiap pintu baiknya memakai 2 pasang engsel.

Artinya ada 4 engsel yang dibagi menjadi ¼ bagian.

Pemasangan engsel dapat mempengaruhi presisi pintu terhadap kusen dan menentukan kualitas suara.

DOOR SEAL

Meski desain pintu sudah dibuat sedemikian rupa untuk meredam suara dengan bahan peredam, tapi untuk memastikan hasilnya, gunakan pula door seal.

Gunanya untuk menutup celah yang mungkin masih muncul setelah pemasangan pintu.

Ada cara yang cukup mudah untuk memeriksa hal tersebut, yakni dengan cara dibawah ini :

1. Mengajak teman untuk berada didalam dan diluar ruangan
2. Bawa senter lampu yg masih baik batrenya
3. Mintalah salah 1 teman anda masuk kedalam studio dan matikan lampu studio
4. Tutup pintu studio, matikan juga lampu ruangan dimana anda berada (diluar pintu studio)
5. Sorot dengan senter sisi sekeliling pintu anda (jarak dekat) pelan2
6. Minta teman anda memperhatikan, apakah ada cahaya yang terlihat pada sisi2 pintu

 

Bagaimana ? tertarik mencoba?

 

Call Now Button